Home » Apa itu Impression, CTR, dan Clicks di Google Ads?

Apa itu Impression, CTR, dan Clicks di Google Ads?

apa itu impression dan ctr

Ketika kita menjalankan campaign menggunakan platform Google Ads, setelah iklan kita berjalan, maka kita akan mendapatkan beberapa data, di antaranya data impression, CTR, dan clicks.

Apa itu impression, CTR, clicks, dan mengapa kita harus mengetahuinya?

Mari kita bahas.

Impression adalah data yang menunjukkan seberapa sering iklanmu tayang.

Sedangkan CTR, ia adalah singkatan dari click through rate. CTR adalah data yang menunjukkan persentase berapa kali jumlah iklan diklik dibandingkan dengan jumlah berapa kali iklan tayang.

Adapun Clicks, adalah data yang menunjukkan seberapa banyak klik yang terjadi pada iklan yang kita buat.

data impression ctr click di google ads

Untuk impression, tidak ada rumusnya. Google secara otomatis akan menampilkan data tersebut berdasarkan berapa kali iklanmu tampil di device (komputer, tablet, hp) milik pengguna Google yang menjadi target audience.

Demikian juga dengan clicks.

Khusus CTR, ia ada rumusnya, yaitu clicks dibagi impression lalu dikali 100.

Sampai sini, barangkali di antara kamu ada yang ingin bertanya, “Apa manfaatnya mengetahui data impression, CTR, dan clicks?”

Data impression penting untuk diketahui agar kita tahu iklan yang kita buat tayang atau tidak, muncul atau tidak.

Jika misalnya, kita buat iklan kemarin, lalu hari ini kita melihat data impression-nya masih 0, maka kita bisa melakukan pengecekan lebih lanjut untuk mencari tahu penyebabnya.

Biasanya, ketika data impression 0, itu disebabkan oleh beberapa hal berikut:

  1. Ada masalah di konten iklan, yang menyebabkan iklan dibatasi. Misalnya, konten iklan yang mengandung istilah-istilah agama, maka itu bisa dibatasi penayangannya oleh Google (Solusi: buat iklan baru dengan ad copy yang berbeda dari sebelumnya).
  2. Bid terlalu kecil. Misalnya, untuk berada di halaman pertama untuk keyword tertentu, dibutuhkan bid minimal Rp 2.000. Nah, kalau kita menyetting campaign maksimal bid-nya adalah Rp 500, maka kemungkinan besar iklan kita tidak akan tampil (Solusi: cek di Google Keyword Planner berapa minimal bid yang dibutuhkan untuk bisa tampil di halaman pertama. Jika sudah mengecek, silakan edit bid di campaign-mu).
  3. Jadwal Iklan. Misalnya kamu buat iklan di hari Sabtu, sedangkan kamu mensetting iklan agar tampil Senin-Jumat saja. Nah, ini juga pastinya menyebabkan impression iklanmu 0 jika kamu mengeceknya di hari Sabtu atau hari Minggu.

Itu tadi manfaat mengetahui data impression.

Sekarang, apa manfaat mengetahui data CTR?

Manfaatnya adalah, kita jadi tahu mana iklan yang paling menarik bagi target audience kita.

Misalnya kita buat 1 campaign di di campaign tersebut ada 1 Ad Grup yang berisi 5 iklan. Nah, iklan mana yang paling menarik buat target audience? Kita bisa mengetahuinya dengan membandingkan data CTR antara satu iklan dengan iklan yang lain.

Setelah mengetahui performa masing-masing iklan, selanjutnya kita bisa menonaktifkan (pause) iklan yang CTR-nya paling rendah, lalu membuat iklan yang baru dengan ad copy yang berbeda.

Adapun data clicks, ia juga bermanfaat. Ia adalah data pelengkap. Tanpa data clicks, tidak ada data CTR.

Impression, CTR, dan clicks adalah trilogi data awal yang harus dipahami oleh setiap advertiser sebelum mengoptimasi iklan.

Demikian penjelasan singkat dan padat tentang apa itu impression, CTR, dan clicks.

Semoga bermanfaat!